ENREKANG– Akibat “menghilangnya” bahan bakar bensin di Kabupaten Enrekang memaksa sebagian tukang ojek tidak beroperasi alias gantung helem.Selain SPBU, kini bensin eceran juga sulit ditemukan sejak Sabtu petang hingga Minggu 24 Februari.

Beberapa tukang ojek mengaku telah kehilangan pendapatan dalam dua hari terakhir. Cambu, 30 tahun), seorang tukang ojek yang sehari-harinya beroperasi di Kota Enrekang, mengaku tidak beroperasi sejak Sabtu sore dengan alasan kehabisan bensin.

“Mau diapakan lagi. Daripada mendorong motor, lebih baik gantung helem,” kata Cambu.

Cambu yang juga pengurus Persatuan Ojek Rajawali Enrekang itu menambahkan, beberapa rekannya yang masih memiliki stok bensin tetap beroperasi. Itu pun hanya setengah hari.

“Ada beberapa teman yang masih cari penumpang hari ini (maksudnya Minggu 24 Februari kemarin), namun tidak seberapa. Itu pun hanya setengah hari,” ungkapnya. Dia juga mengaku bingung dengan kondisi tersebut. Di satu sisi asap dapur tetap harus mengepul, sementara mengojek merupakan profesi satu-satunya. (k4)