Tolak Pengalihan Pesantren ke Yayasan Darun Najah

ENREKANG– Sedikitnya 15 pemuda dengan mengatasnamakan diri Ikatan Alumni Pesantren Modern Darul Falah Kabupaten Enrekang (IKAPDA) menggelar aksi unjuk rasa di halaman pesantren tersebut, Senin 17 Maret kemarin. Aksi tersebut bertepatan para santri mengikuti ujian semester.Selain pembacaan orasi, para pengunjuk juga membakar ban bekas di depan pintu gerbang masuk pondok pesantren. Pengunjuk rasa juga menempel puluhan poster yang bertuliskan penolakan pengalihan pengurus yayasan di beberapa bagian gedung. Kendati demikian, aksi tetap berlangsung aman hingga para pengunjuk rasa membubarkan diri.

Koordinator aksi, Asram AS mengatakan, aksinya itu dipicu adanya keinginan pengelola Yayasan Pendidikan Islam Enrekang (YPIE) mengalihkan pengelolaan Pesantren Darul Falah ke Yayasan Darun Najah yang nota bene berasal dari luar Sulsel.

“Kalau memang YPIE sudah tidak sanggup lagi mengelola pesantren, seharusnya mengembalikan mandat ke pemberi mandat sebelumnya. Dalam hal ini Yayasan KH Ahmad Dahlan,” ujar Asram.

Di tempat terpisah, pengelola pesantren yang hendak dikonfirmasi enggan memberikan keterangan. Menurut Ketua Biro Pendidikan Darul Falah, Adi Warsito, pengelola yayasan tidak bisa diganggu dengan alasan ujian semester tengah berlangsung. “Maaf kami sibuk mengurus santri yang sedang ujian. Kami tidak mau diganggu dulu,” kilah Adi Warsito singkat. (k4)