Habiskan Anggaran Rp 133 juta

ENREKANG– Kegiatan jalan-jalan anggota DPRD Enrekang ke Bali Tangerang, dan Semarang mencari perbandingan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) beberapa hari lalu tampaknya belum cukup. Terbukti, Rabu 9 April kemarin, 19 wakil rakyat yang tergabung dalam panitia khusus (pansus) perekrutan panitia pengawas (panwas) pilkada “terbang” lagi ke Jakarta dengan alasan konsultasi.

Ke-19 legislator itu terdiri atas dua wakil ketua, H Mustakim dan Syafruddin SH, enam anggota Komisi I, dan dua lainnya utusan lima fraksi. Khusus Fraksi Golkar, mereka mengutus tiga orang, di luar anggotanya yang duduk di Komisi I. Maklum anggota Fraksi Golkar selama ini dianggap telah dominan dibanding empat fraksi lain.

Anggota pansus perekrutan panwas yang juga ikut dalam rombongan H Abdul Latif mengatakan, kegiatan “terbang” ke Jakarta tersebut bertujuan melakukan konsultasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait tata kerja panwas, termasuk mekanisme perekrutannya.

Mereka berada di Jakarta, hingga Jumat. “Rencananya kita pulang Jumat nanti. Selama ini kan kita belum tahu bagaimana kerja panwas sebenarnya. Ini yang akan kita tanyakan ke Mendagri,” ujar H Abdul latif di DPRD Enrekang, Selasa 8 April.

Berapa anggaran yang dihabiskan dalam kegiatan tersebut? Menurut anggota Partai Bulan Bintang (PBB) itu, biasanya jika anggota dewan melakukan kunjungan kerja ke luar daerah, maka anggaran yang dihabiskan sebesar Rp7 juta/orang.

Dengan demikian, jika anggota dewan yang berangkat 19 orang, maka total uang APBD yang akan mereka habiskan mencapai Rp133 juta.

Di tempat terpisah, anggota pansus lain, Budi Jaya Palisuri mengatakan, selain ke Mendagri, mereka juga berencana berkonsultasi dengan Komisi pemilihan Umum (KPU), termasuk DPR. (k4)