ENREKANG– Dua bocah penderita gizi buruk saat ini terbaring lemas di Rumah Sakit Umum (RSU) Massenrempulu. Kedua bocah malang tersebut masing-masing Rezki, 10 bulan dan Mubazzirah, 10 tahun.Keduanya dirawat di ruang kelas III kamar 2002 dan 2003 RSU Massenrempulu. Rezki yang diketahui berasal dari kecamatan baraka Kabupaten Enrekang dirujuk ke RSU Massenrempulu dari Puskesmas Baraka sejak 7 April lalu. Sementara Mubazzirah masuk rumah sakit sejak 1 April lalu.

Di antara kedua korban gizi buruk tersebut, Mubazzirah tergolong cukup parah. Sesuai pengakuan orangtuanya, meski sudah berusia 10 tahun, namun berat badannya hanya sekitar 9,1 kilogram.

Sanaria, ibu Rezki mengaku kondisi kesehatan anaknya mulai menurun sejak lahir. Itu katanya, Rezki jarang menyusu ke ibunya. “Kalau menete hanya satu kali satu hari. Itu pun tidak tiap hari,” kata Sanaria di rumah sakit, baru-baru ini.

Yang membuat Rezki makin jarang menikmati air susu ibu dengan alasan Sanaria tengah hamil enam bulan.

Rezki merupakan putra bungsu dari empat bersaudara. Petugas rumah sakit yang menangani Rezki dan Mubazzira, Nir mengatakan, Rezki sudah tidak tergolong gizi buruk, melainkan hanya kekurangan gizi. “Kalau Mibazzirah memang termasuk gizi buruk,” ujarnya.

Nir juga mengatakan, sejak April ini tercatat sudah empat pasien gizi buruk yang dirawat di RSU Massenrempulu, sebelumnya bocah Nugra, 3 bulan dan Fira, 2 tahun juga dirawat di RSU Massenrempulu dengan kasus yang sama, gizi buruk. “Tapi keduanya sudah diperbolehkan pulang setelah kondisi kesehatannya terus membaik,” tambahnya. (k4)