ENREKANG– Keberhasilan menyelesaikan sengketa tapal batas antara dengan Kabupaten Sidrap, kini Pemkab Enrekang berupaya menyelesaikan permasalahan perbatasan degan Kabupaten Pinrang. Pemkab Enrekang berharap masalah tersebut tidak berlarut-larut.Asisten I Enrekang, M Amiruddin yang menangani masalah tersebut kepada wartawan, Minggu 13 April kemarin mengatakan, masalah tapal batas dengan Kabupaten Pinrang yang selama ini berlarut-larut diharapkan bisa segera terselesaikan.

Pemkab Enrekang lanjut Amiruddin, untuk penyelesaian tapal batas tersebut, telah menganggarkan dalam APBD 2008. “Pinrang juga telah menganggarkan dalam APBD.

Dengan demikian diharapkan tahun ini, masalah tersebut sudah bisa tuntas,” imbuhnya seraya menambahkan, sebagai penengah, kedua belah pihak sepakat menyerahkan penentuan tapal batas tersebut ke tim topografi Kodam VII Wirabuana (Topdam).

Sebelumnya, dalam rapat antara Pemkab Pinrang dan Enrekang beberapa waktu lalu, terungkap kalau Pemkab Enrekang menyiapkan anggaran sekitar Rp300 juta.

Bahkan tak hanya perbatasan dengan Pinrang yang bermasalah menurut Amiruddin, ternyata perbatasan dengan Kabupaten Tana Toraja juga bermasalah. Hanya saja kata dia, penyelesaiannya belum dibahas.

“Pemkab Tana Toraja juga belum menganggarkannya. Jadi mungkin setelah Pinrang rampung, baru kita membahas bersama dengan Tana Toraja,” tandasnya. (k4)