ENREKANG– Kunjungan Bupati Enrekang, H La Tinro La Tunrung ke desa-desa yang belakangan ini gencar dilakukan dikritik anggota DPRD. Anggota Komisi II DPRD, Syarifuddin Sinring menilai kunjungan bupati tersebut lebih besar dampak negatifnya ketimbang manfaat positifnya.Bahkan anggota Partai demokrat itu beranggapan kegiatan tersebut hanya menghambur-hamburkan dana.

La Tinro dalam beberapa bulan terakhir, memang aktif melakukan kunjungan ke desa-desa. Dalam beberapa bulan terakhir, bupati hampir tidak pernah melewatkan setiap ada pelantikan desa.

“Bagaimana tidak pemborosan kalau setiap pelantikan desa, bupati selalu hadir. Sementara kita tahu bahwa dalam tahun ini, ada 17 desa yang akan melakukan pemilihan kades, kenapa tidak disatukan saja pelantikannya supaya ada penghematan penggunaan anggaran,” kata Sarifuddin Sinring di DPRD, Selasa 15 April kemarin.

Dia menambahkan, setiap menghadiri pelantikan kepala desa, beberapa kepala dinas juga selalu ikut dalam rombongan. Ini katanya, bisa menghambat pekerjaan dinas tersebut.

“Setiap hari hanya pelantikan desa yang diurus. Ironisnya selalu diikuti banyak kepala dinas. Ini kan menghambat pekerjaan, khususnya pemborosan anggaran,” paparnya. (k4)